Kamis, 24 Mei 2018

Cara Mudah Mengedit Dan Menyimpan Backup Windows Registry

Apakah mengedit registry membuat anda takut jika akan ada masalah dikemudian hari terhadap sistim ataupun software dalam komputer anda? Anda Dapat mebuang key dan value dari registry sistem tanpa perlu yang dijelaskan dalam artikel berikut ini

Setiap kali anda menginstalasi suatu hardware atupun software pasa sistem, Maka sejumlah informasi dimasukan kedalam Registry. Meskipun anda telah melakukan langkah langkah yang benar pada saat menghapus perangkat atau program tersebut masih ada saja sisa file yang tertinggal pada komputer kita. Adalah sangat penting supaya sistem registry bebas dari entri seperti itu dikarenakan Nilai Atau informasi yang tertinggal tersebut terkadang mempunyai efek negatif terhadap stabilitas sistim komputer kita. Dan Informasi Registri yang tertinggal ini dapat memperlambat respon program dan mempengaruhi kinerja komputer secara keseluruhan. Dan Sistem registry yang bersih berarti tingkat crash sistem dan pesan error yang jauh lebih sedikit

Windows Registry Editor interface
Proses uninstall jauh Lebih Seksama bagi sebagian item dibanding yang lain. Jika ada file dan folder yang tersisa, maka itu biasanya dapat anda temukan pada C:\Program Kemudian yang dapat anda lakukan adalah menghapus nilai registry tersebut dari sistem. Meskipun demikian, Key dan value registry tertentu mungkin masih ada. namun, dengan sedikit usaha mereka juga bisa dihilangkan

Mengedit registry dengan Aman

Mengubah Nilai Pada sebuah registry bukanlah untuk mereka yang berhati Lemah, tetapi keuntungannya memang tidak perlu diragukan sehingga layak untuk dicoba. Meskipun begitu, Jika salah dalam mengedit suatu Value pada sebuah Key registry bisa menimbulkan dampak negatif terhadap sistem anda. Jadi diperlukan waktu untuk mengetahui cara terbaik dan mempelajari hala apa saja yang bisa dilakukan untuk meminimilisasi munculnya masalah yang diakibatkan salah dalam menentukan sebuah value pada sebuah nilai registry

Pada saat mengedit registry secara manual, Anda tidak akan mendapatkan Prompt atau konfirmasi seperti layaknya saat anda bekerja mengunakan sistim aplikasi lain dan and anda tidak dapat mealkukan undo seperti saat anda menggunakan aplikasi atau pun software lainnya. Namun begitu apabila terjadi hal hal yang tidak di inginkan maka anda dapat melakukan restorasi stem menggunakan system restore, Namun begitu anda tidak boleh untuk selalu mengandalkan system restore sebagai solusi apabila terjadi kesalahan saat anda mengedit secara manual nilai nilai yang terdapat pada system registy.

Kami Menyarankan untuk melakukan backup registry anda dari pada bergantung pada system restore karena pada dasarnya sytem restore lebih ditujukan untuk permasalahan yang lebih serius secara keseluruhan terkait system operasi anda. Dan untuk melakukan proses backup registry caranya relatif cukup mudah dan bahkan apabila anda terbilang awam dalam bidang komputer pun dapat melakukan registry back up secara manual. caranya adalah hanya dengan membuka registry editor dan pada panel registry bagian sebelah kanan tinggal anda sorot registry key yang ingin anda ruubah value atau nilainya, kemudian lakukan klik kanan dan pilih menu export dan pada kotak dialog yang muncul, pilih save as dan pada dialog berikutnya pilih menu Registry Hive Files . Registry Key berikut Value sub- key Registry dan semua nilainya akan disimpan pada folder yang telah anda tentukan pada dialog tadi atau dengan kata lain anda telah sukses untuk membackup registry. Dan apabila setelah melakukan edit registry anda merasakan efek yang dirasa negatif pada sistim komputer anda, maka dengan mudah anda cukup mengembalikan backup yang telah anda simpan tadi melalui import registry dialog. anda cukup mengulang langkah sebelumnya namun saat melakukan klik kanan anda memilih menu import bukan export

anda juga bisa melakukan export registry dengan extensi file .reg dan anda bisa membuka file .reg tersebut dengan menggunakan text editor seperti windows notepad, notepad++ ataupun text editor lainnya. dan cara ini adalah cara yang sangat simple saat anda ingin merestore sebuah registry dibandingkan pada langkah sebelumnya diatas dimana anda diharuskan membuka menu windows registry editor, anda cukup melakukan klik ganda atau double klik pada file registry backup dengan format .reg tersebut maka key,subkey dan value registry tadi akan dikembalikan lagi kedalam sistem registry. Namun restore back up registry dengan cara ini harus cermat dan teliti saat mengeksekusi file .reg tersebut, Karena saat dieksekusi oleh sistem nilai key registry tadi akan dimasukan kedalam sistem registry tanpa konfirmasi (nilai lama akan ditimpa dengan nilai yang baru, Hal ini menjadi masalah apabila anda memiliki file back up registry dalam format ekstensi .reg lebih dari satu)

Buka Registry Editor dan cari HKEY_CLASSES_ROOT/regfile/shell. Klik kanan Default, pilih Modify dan pada Value Data ketik Edit kemudian tutup Registry Editor. Sekarang, pada waktu file .reg ke dalam Registry, klik kanan file dan pilih Merge.

Jadilah User Spesifik

Registry memberi jalan kepada anda untuk melakukan perubahan ke sistem untuk meningkatkan keamanan dan privasi. Jika anda berbagi komputer dengan user lain, maka kedua hal tersebut akan menjadi  perhatian besar bagi anda. Namun, anda tidak akan selalu melakukan perubahan pada sistem secara luas sehingga ada cara yang dapat dilakukan untuk memberlakukan perubahan bagi user tertentu. Sebagai contoh, anda ingin menyembunyikan jendela Display Properties pada waktu user tertentu login.

Untuk melakukan itu, buka Registry Editor, sorot HKEY_USERS dan pada menu File pilih Load Hive. Cari C:/Documents and Setting/USER, di mana USER adalah account yang ingin anda ubah. Di situ akan ada File bernama NTUSER.DATA. Sorot file kemudian klik Open untuk memasukannya ke dalam Registry Editor. Pada waktu ditanya nama key,masukkan nama user. Selanjutnya, cari HKEY_LOKAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\system. Buat DWORD Value bernama NoDispSetttingsPage dan beri nilai 1. Waktu berikutnya user tersebut login ia tidak akan bisa mengakses jendela Display Properties.

Menghindari Kesalahan saat Mengedit registry

Kita semua pernah melakukan kesalahan, tetapi dalam registry hal itu menyebabkan sistem tidak stabil. Tidak ada tombol untuk kembali jadi jika sebelumnya tidak mem-back-up key registry maka anda perlu mencari cara lain supaya Windows bisa menyala dan berjalan kembali. Mem-back-up semua file penting dan registry harus menjadi prioritas, tetapi jika anda tidak mempunyainya maka System Restore bisa menjadi pilihan terakhir. Pada waktu berjalan, gambar sistem diambil secara teratur dan anda juga bisa membuat Restore Point sendiri.

Jika perilaku sistem tidak menentu, tetapi anda masih bisa start secara, normal maka sistem Restore bisa digunakan. Anda bisa kembali setting awal sebelum perubahan dilakukan. Namun, jika anda tidak bisa boot, tekan tombol (F8) pada waktu Windows start untuk menampilkan Windows Advanced Option Menu. Anda kemudian bisa menggunakan tombol panah untuk memilih “Last Known Good Configuration (your most recent settings that worked)”. Sistem anda kemudian akan mencari salinan terakhir dari  registry yang bekerja dengan baik.

Membersihkan registry Secara Manual

Anda bisa mencari sendiri dan menghapus entri yang berhubungan dengan suatu aplikasi. Buka Registry Editor dan sorot My Computer pada panel kiri. Berikutnya, klik Edit, Find dan masukkan kata kunci yang berhubungan dengan program yang ingin anda hapus. Ini bisa berupa nama aplikasi itu sendiri atau penerbitnya. Beri tanda centang (√) kotak key, Value dan Data kemudian klik Find Next.

Lihat item pertama yang ditemukan dan jika anda tidak membutuhkannya tekan tombol (Delete). Bisa saja proses pencarian akan menemukan lebih dari satu entri, oleh karena itu setelah menghapus satu item tekan tombol (F3) untuk melanjutkan. Di penghujung proses sebuah kotak dialog akan tampil : “Finishes searching through the registry”.

Startup Registry
Pada waktu proses startup Windows tidak hanya memanggil file .exe untuk menjalankan program, tetapi juga ia akan menggunakan item dari informasi yang terdapat di dalam registry. Jika anda ingin membersihkan sistem dan registry jangan lupa untuk melihat startup. Untuk mengetahui apa saja yang di jalankan klik Start, Run ketik msconfig dan tekan tombol (Enter) untuk menjalankan System Configuration Utility.

Tab Startup akan menampilkan semua program yang harus dijalankan. Meskipun file itu sendiri biasa tersimpan pada suatu tempat di dalam C:\ perhatikan bahwa instruksi untuk menggunakan mereka terdapat di dalam registry. Jika tanda centang (√) dihilangkan atau jika aplikasi yang dimaksud telah di-uninstall, entri registry akan tetap ada. Buka Registry Editor kemudian buka HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Run dan anda akan melihat daftar program yang sesuai dengan tab Startup. Sorot entri yang tidak anda butuhkan lagi, klik kanan dan tekan tombol (Delete). Jika daftar item pada tab Startup tersebar luar, maka anda perlu mencari di bagian lain dari registry untuk menghapus mereka semua.

Anda juga bisa mengecek HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Run dan HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\SharedTools\MSConfig\Startupreg. Sekali lagi, sorot item yang tidak diinginkan dan klik kanan untuk menghapus. Pada waktu anda menggunakan System Configuration Utility, lihat tab Service. Mereka bukan entri registry, tetapi proses yang dijalankan pada waktu Windows Start. Item yang tidak diperlukan akan bergabung mengambil Resources System dan bisa menurunkan kinerja.

Bantuan Tambahan
Ada beberapa Utility shareware dan freeware yang bisa membantu anda dalam mengatur registry. Registry Commander merupakan program yang bisa anda gunakan sebagai pengganti regedit. Registry Commender menyediakan berbagai alternative cara dalam melihat registry. Fitur yang dimiliki di antaranya adalah utility pencarian yang akan membantu anda mencari key dan value tertentu.

Kita semua tahu bahwa setiap bagian hardware atau software yang diinstalasi menggunakan registry, tetapi dengan regmon anda bisa melihatnya beraksi. Utility ini memperlihatkan aplikasi mana yang mengakses registry. Regmon bekerja secara realtime sehingga informasi diperbaharui secara konstan. Anda akan melihat bagaimana key dan value berubah secara dinamis, sehingga anda bisa melacak masalah sistem dan mengecek program konfigurasi.

Jika ingin mengetahui bahwa instalasi suatu aplikasi atau hardware mempengaruhi registry, anda bisa menggunakan utility bernama RegShot. Anda bisa mengambil gambar registry kemudian membandingkannya dengan yang kedua setelah anda melakukan perubahan. Anda bisa melihat kedua gambar secara bersamaan untuk melihat perubahan apa yang dilakukan terhadap registry.

Cara Mudah Mengedit Dan Menyimpan Backup Windows Registry Diposkan Oleh: Warta B

0 comments:

Posting Komentar