Tarif Prabayar Express Ala Operator Selular - tips dan trik android smartphone Terbaik -Oktrik.com

Rabu, 02 September 2015

Tarif Prabayar Express Ala Operator Selular

Berselancar internet via mobile broadband kian mudah. Operator selular menawarkan skema prabayar dengan beragam pilihan.

Operator Selular
Gayatri Utami (24 th) kini bisa tersenyum lebar. Pekerjaannya sebagai asisten produser di sebuah rumah produksi mengharuskannya selalu terhubung ke email atau messenger sekalipun ia berada di luar kantor. “Tinggal colok laptop dengan modem broadband, langsung bisa internet. Biayanya pun terkontrol karena ada skema prabayar,” kata Ami panggilan akrabnya- senang.

Pengalaman seperti Ami itu, kini banyak dialami pemakai internet di Tanah Air. Penyebabnya, operator selular yang memiliki jaringan mobile broadband seperti Telkomsel, Indosat, dan XL berlomba menawarkan kemudahan mencicipi layanan internet super cepat itu. Skema pembayaran dan paket yang disediakan pun beragam. Ada yang menjualnya pasca bayar dengan batas kapasitas data tertentu, tapi tak sedikit yang dijual prabayar. Dasar pembayarannya juga beragam, ada yang berpijak pada waktu pemakaian (time based) dan volume data yang terpakai (volume based). Dengan cara ini, pilihan bagi pengguna juga makin beragam.

Khusus untuk skema prabayar, Telkomsel memiliki Flash dengan paket akses dan pay as you go untuk kartu prabayar simPATI dan Kartu As. Sementara layanan mobile broadband XL dan Indosat masih menggunakan skema pasca bayar .

Yang lebih menarik, beberapa penyedia layanan internet (internet service provider) besar menggunakan skema prabayar juga untuk layanan mobile broadband. Sebut saja IM2 (Indosat Mega Media) dan CBN. IM2 (www.indosatm2.com) anak perusahaan Indosat- baru saja merilis layanan Broom akhir Februari lalu. “Produk ini mewujudkan konsep IM2 everywhere broadband dengan biaya terjangkau dan dapat cepat diaplikasikan,” kata Indar Atmanto, President Director IM2 dalam peluncuran Broom seperti dikutip dari siaran resmi perusahaan ini.

Karena menggunakan prinsip prabayar, ada kuota yang ditetapkan. Kuota Broom berdasarkan volume data yang digunakan, bukan waktu pemakaian. Untuk pengisian ulang, layaknya voucher ponsel besaran pengisian juga bervariasi.

Selain IM2, CBN (www.cbn.net.id) juga merilis CBN prepaid mobile 3G bekerja sama dengan operator selular XL. Dalam tiap paket penawaran, CBN menyediakan kartu CBN prepaid seharga Rp.100 ribu dan SIM Card XL khusus data. Bila ingin menguji kehandalan terlebih dulu, pengguna bisa membeli kartu CBN prepaid nominal Rp.50 ribu dan Rp.30 ribu plus pembelian kartu XL khusus data seharga Rp.20 ribu. Yang sedikit membedakan antara layanan IM2 dan CBN saat ini adalah soal isi ulang. Broom selain bisa dibeli di outlet juga bisa dibeli via SMS dari nomor ponsel keluaran Indosat (Matrix, Mentari, dan IM3). Sedangkan voucher CBN tersedia di jaringan outlet CBN prepaid.

Skema Time-based

Selain kouta berdasarkan volume data, sebenarnya operator mobile broadband punya pilihan menggunakan skema berbasis waktu. Tengok saja pengalaman Esia ketika menawarkan layanan Wimode dengan teknologi CDMA 2000 1x.

Saat ini dari 50 ribu pengguna Wimode, 90 persen menggunakan skema prabayar berbasis waktu pemakaian. “Perhitungan berbasis waktu agar pengguna lebih mengerti satuan tarif yang digunakan yang biasanya menggunakan Mb atau Gb,” kata Edi Suryobroto, GM Product Management Wimode & Wifone Bakrie Telecom. Dengan cara itu, pengguna pemula yang menjadi target pasar Wimode bisa segera beradaptasi dengan skema ini.

Tetapi skema berbasis waktu cukup menarik, tak banyak yang mau terjun menggunakan skema ini. Bagi operator selular maupun ISP, masalah pengontrolan penggunaan ini bisa diatasi dengan membuat account balance personal yang bisa diakses tiap waktu.
Skema Tarif Operator
Meski cara pembayaran ataupun tarifnya sudah disesuaikan dengan kebutuhan pengguna, ada satu hal yang menjadi penghalang layanan mobile broadband makin berkembang. Ya, harga modemnya yang relatif masih mahal. Sebagai contoh untuk harga modem HSDPA saja, kita harus merogoh kantong lebih dari 1,5 juta rupiah. Memang, persoalan modem ini bisa selesai bila kita memakai ponsel HSDPA yang bisa dipasang sebagai modem.

Tetapi bagi pelanggan yang tidak menggunakan ponsel HSDPA tentu ini akan menjadi persoalan baru. Karena itu tak mengherankan bila operator maupun ISP berlomba menyediakan paket langganan dengan kontrak dalam jangka waktu tertentu dengan imbalan gratis modem.

Nah, setidaknya dengan skema prabayar mobile broadband ini akan semakin banyak Ami lain yang mencoba mencicipi internet mobile turbo ini. Tak akan takut kantong bocor gara-gara tagihannya bobol. Tertarik mencoba (OT)

Tarif Prabayar Express Ala Operator Selular Diposkan Oleh: rosari J

0 comments:

Posting Komentar